Potensi diri adalah kemampuan diri baik itu yang sudah
terjadi atau diketahui, bisa juga kemampuan yang ada namun belum diketahui.
Dengan mengenali diri saya sendiri terlebih dulu, kemudian saya akan dengan
mudah mengetahui dan mengeksplor kemampuan saya yang belum terlatih. Mengenali
diri sendiri sama dengan mengintrospeksi diri sendiri. Setiap malam hari
sebelum saya tidur, saya meluangkan waktu untuk mengulang kejadian yang terjadi
selama sehari, mengulang apa saja yang telah saya lakukan hari ini dan
memikirkan apa yang harus saya lakukan hari ini tidaklah benar .
Jika saya menilai diri saya sendiri, saya adalah pribadi yang
sedikit tertutup tetapi saya juga sedikit terbuka ,namun terbuka saya adalah
ketika kita sudah saling mengenal lama , baru disitu lah saya dapat terbuka
terhadap seseorang . Jadi saya hanya menceritakan hidup saya terhadap seseorang
yang saya percayai dan yang biasa di pegang amanat nya .
Dalam menerima ilmu baru , pertama saya memahami sendiri
terlebih dahulu dengan membaca nya atau melalu perantara orang lain ketika saya
sudah tidak dapat memahami .Jadi jika saya sudah menyerap ilmu tersebut saya
tidak segan – segan untuk bergai didalam hal kebaikan , karena prinsip saya
ilmu apa yang kita dapat tidak akan berkah kalau tidak di amalkan, apa yang
saya ketahui akan saya berikan semua nya jika ada orang yang sedang membutuhkan
nya .
Dalam hal emosi, saya cukup dapat mengendalikan nya, ketika
ada seseorang yang membuat saya tidak nyaman maka saya mencoba mengendalikan
emosi saya ketika emosi saya sudah tidak dapat terkendalikan akan saya berikan
teguran sebanyak 3x , ketika teguran saya diabaikan maka dari itu jangan harap
saya dapat mengendalikan emosi saya yang sudah memuncak , saya tidak takut
melakukan hal apapun yang diluar kendali saya,prinsip saya sesama manusia tidak
ada yang saya takutkan ,tapi saya penuh dengan ketoleransian. Jika saya sudah
keluar dari zona nyaman dalam mengendalikan jiwa yang saya punya maka saya
memohon ampun kepada allah swt yang maha kuasa, karena manusia memiliki
keterbatasan.
Dalam hal fisik ,saya tergolong orang yang sederhana serta
tidak merasa lebih tampan dari orang lain jadi menurut saya ,saya adalah orang
yang biasa- biasa saja dan juga tidak banyak omong .
Dalam persoalan sosial pun, saya tidak akan sungkan untuk
beradaptasi namun saya perlu nya sebuah proses ketika memasuki zona baru ,saya
dalam berteman tidak pilih – pilih maupun seseorang tersebut
kaya-miskin-tampan-jelek dll, karena menurut saya semua manusia sama derajat
nya di pandangan Allah Swt, jadi ketika ada seseorang yag menjelekkan saya atau
sedang menjatuhkan saya ,saya cukup tidak perlu peduli dengan apa yang mereka
lakukan terhadap saya , pandangan saya terhadap kehidupan sangat sederhana
sekali apa yang saya bias lakukan apa yang saya bisa kerjakan lalu saya
jalankan dengan ikhlas.
Roda kehidupan akan terus berputar waktu demi waktu akan
terus berlalu mulai dari jatuh bangun lalu jatuh lagi itu sudah hal biasa di
dalam zona hidup saya maupun beserta keluarga , yang terpenting kita dapat
mengamalkan atau menyisihkan harta kita sesama manusia yang jauh lebih kurang di
banding kita . Harta tidak akan pernah dibawa didalam mati ,yang ditanyakan di
dalam mati adalah selama di kehidupan kita sudah berbuat baik atau berbuat
keburukan di dunia .
Itulah
singkat cerita dari saya menggali potensi diri saya dari pengalaman- pengalaman
yang sudah terjadi dalam hidup saya , jatuh bangun itu bagi saya sudah menjadi
hal biasa . Sekian dan terimakasih .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar