Laman

Rabu, 29 Maret 2017

Potensi Diri



Potensi diri adalah kemampuan diri baik itu yang sudah terjadi atau diketahui, bisa juga kemampuan yang ada namun belum diketahui. Dengan mengenali diri saya sendiri terlebih dulu, kemudian saya akan dengan mudah mengetahui dan mengeksplor kemampuan saya yang belum terlatih. Mengenali diri sendiri sama dengan mengintrospeksi diri sendiri. Setiap malam hari sebelum saya tidur, saya meluangkan waktu untuk mengulang kejadian yang terjadi selama sehari, mengulang apa saja yang telah saya lakukan hari ini dan memikirkan apa yang harus saya lakukan hari ini tidaklah benar .

Jika saya menilai diri saya sendiri, saya adalah pribadi yang sedikit tertutup tetapi saya juga sedikit terbuka ,namun terbuka saya adalah ketika kita sudah saling mengenal lama , baru disitu lah saya dapat terbuka terhadap seseorang . Jadi saya hanya menceritakan hidup saya terhadap seseorang yang saya percayai dan yang biasa di pegang amanat nya .

Dalam menerima ilmu baru , pertama saya memahami sendiri terlebih dahulu dengan membaca nya atau melalu perantara orang lain ketika saya sudah tidak dapat memahami .Jadi jika saya sudah menyerap ilmu tersebut saya tidak segan – segan untuk bergai didalam hal kebaikan , karena prinsip saya ilmu apa yang kita dapat tidak akan berkah kalau tidak di amalkan, apa yang saya ketahui akan saya berikan semua nya jika ada orang yang sedang membutuhkan nya .

Dalam hal emosi, saya cukup dapat mengendalikan nya, ketika ada seseorang yang membuat saya tidak nyaman maka saya mencoba mengendalikan emosi saya ketika emosi saya sudah tidak dapat terkendalikan akan saya berikan teguran sebanyak 3x , ketika teguran saya diabaikan maka dari itu jangan harap saya dapat mengendalikan emosi saya yang sudah memuncak , saya tidak takut melakukan hal apapun yang diluar kendali saya,prinsip saya sesama manusia tidak ada yang saya takutkan ,tapi saya penuh dengan ketoleransian. Jika saya sudah keluar dari zona nyaman dalam mengendalikan jiwa yang saya punya maka saya memohon ampun kepada allah swt yang maha kuasa, karena manusia memiliki keterbatasan.

Dalam hal fisik ,saya tergolong orang yang sederhana serta tidak merasa lebih tampan dari orang lain jadi menurut saya ,saya adalah orang yang biasa- biasa saja dan juga tidak banyak omong .
Dalam persoalan sosial pun, saya tidak akan sungkan untuk beradaptasi namun saya perlu nya sebuah proses ketika memasuki zona baru ,saya dalam berteman tidak pilih – pilih maupun seseorang tersebut kaya-miskin-tampan-jelek dll, karena menurut saya semua manusia sama derajat nya di pandangan Allah Swt, jadi ketika ada seseorang yag menjelekkan saya atau sedang menjatuhkan saya ,saya cukup tidak perlu peduli dengan apa yang mereka lakukan terhadap saya , pandangan saya terhadap kehidupan sangat sederhana sekali apa yang saya bias lakukan apa yang saya bisa kerjakan lalu saya jalankan dengan ikhlas.

Roda kehidupan akan terus berputar waktu demi waktu akan terus berlalu mulai dari jatuh bangun lalu jatuh lagi itu sudah hal biasa di dalam zona hidup saya maupun beserta keluarga , yang terpenting kita dapat mengamalkan atau menyisihkan harta kita sesama manusia yang jauh lebih kurang di banding kita . Harta tidak akan pernah dibawa didalam mati ,yang ditanyakan di dalam mati adalah selama di kehidupan kita sudah berbuat baik atau berbuat keburukan di dunia .

Itulah singkat cerita dari saya menggali potensi diri saya dari pengalaman- pengalaman yang sudah terjadi dalam hidup saya , jatuh bangun itu bagi saya sudah menjadi hal biasa . Sekian dan terimakasih .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar